| Kelas | Nama | Karakteristik proses | Muatan Ionik | Kedalaman warna | Aplikasi khas | Label / Penempatan Gambar |
| Kelas I (E150a) | Warna Karamel Polos | Perlakuan panas murni; tanpa amonia atau sulfit | Netral / sedikit negatif | Coklat kemerahan; kejernihan baik | Pewarna wiski, bir, roti, produk yang berasal dari alam | Paling dekat dengan “gula bakar tradisional”; ideal untuk klaim alami / label bersih |
| Kelas II (E150b) | Warna Karamel Sulfit | Senyawa gula + sulfit | negatif | Berwarna terang; jernih dan cerah | Minuman cuka buah, saus bening, cairan bumbu transparan | Salah satu pilihan terbaik untuk minuman bening |
| Kelas III (E150c) | Warna Amonia Karamel | Senyawa gula + amonia | Positif | Coklat tua; toleransi tinggi terhadap kekeruhan | Kecap, saus gurih, bubuk bumbu, produk daging | Pilihan utama untuk pabrik kecap dan aplikasi gurih |
| Kelas IV (E150d) | Warna Karamel Amonia Sulfit | Senyawa gula + amonia + sulfit | Negatif kuat | Warna paling dalam; dapat menghasilkan warna “cola” yang sangat gelap | Kola, minuman ringan, minuman berwarna gelap, kecap industri, saus berwarna gelap | Disukai oleh industri minuman; rasio biaya-terhadap intensitas warna terbaik |